Tradisi Bali yang Luhur

Melanjutkan posting saya yabg terdahulu, "Tersesat yang menyenangkan" bersama teman saya labiburrahman Al Fayumi. Singkat cerita kita akhirnya berhasil menemukan tempat kegiatan yang kita cari pagi buta banget. TERNYATA lokasinya dimana hayoo...Kompleks perumahan TNI AL di Kenjeran. Fuh... lega rasanya, mendapatkan lokasi reportase yang kita cari-cari. Tentunya sebagai Jurnalis Sejati kita tidak mungkin menyia-yiakan berita yang didepan mata dan bernarsiz ria di kenjeran.

memasuk Wantilan Agung Dewa Ruci, kita sempat ragu-ragu,"apa kita boleh masuk ya, kita kan muslim," dalam hati ku berkata. Takutnya mereka ada acara khusus umat mereka dan kita dilarang masuk. kalau saya sih, kalau mank ada acara peribadatan tidak mungkin juga masuk. tapi syukur kita bisa masuk dan pas banget acara mau dan sedang akan dimulaii. Dalam hati berkata untuk aja tadi nyempatin berfoto-foto di kenjeran. kalau langsung berangkat disini, yang ada mah lihat umat hindu beribadah.

Terlepas dengan itu semua, saya salut juga dengan arek-arek TPKH ITS mampu mengadakan kegiatan besar dan yang paling poenting adalah menyatunya dan berkumpulnya teman satu daerah. Itu yang jarang sekali dilakukan sama teman-teman dari daerah lain. Wantilan agung dewa ruci yang pertama kali kita kira adalah sebuah Pura, ternyata kita salah, Wantilan adalah sejenis tempat ngumpul dan ada panggungnya. Disana lah beberapa lomba yang menjadi gawean anak TPKH ITS.

Aroma Bali memang kental disana, begitu masuk lokasi kita sudah disuguhi wewangian yang cukup harum. Kembali ke acara TPKH games sendiri, kita cukup beruntung karena kita tidak telat dan tidak terlambat. Saya merasa bangga menjadi bangsa Indonesia yang diciptakan bersuku-suku dan berbudaya yang banyak. saya juga bersyukur menjadi salah satu crew ITS Online, sehinggga bisa mengabadikan dan mengetahui Budaya Bali. Walaupun sedikit yang saya dapatkan tapi saya paham betapa luhur cipta karsa orang bali dalam seni. saya cukup senang ketika Tim Seekedaar TPKH memainkan galuh berlanjur(maaf kalau salah, saya lupa namanya,mungkin orang Bali yang lihat ini Posting bisa kasih tau saya yang benar apa?...

Yang menjadi perhatian saya adalah lomba yang menurut saya berbau tradisi dan etnik yang cukup kental, sperti ngelawar dan canang sari. Ngelawar adalah makanan tradisonal dari Bali yang bahan utamanya adalah kelapa muda, nangka muda, dan wajib bawang merah dan putih, n jangan lupa dagingnya. Selain itu yang unik dari lomba ini adalah pesertanya yang semua cowok. saya binggung setengah mati,"kok cowok semua?', wah berarti moncong kamera saya ga makan korban gadis bali yang lagi masak donk.

ah ternyata baru tau ternyata ngelawar memang sudah tradisi cowok yang masak. hahahahhahaha
salah duga aku, beda lagi nih kalau canang sari, ini lomaba yang butuh skill dan ketrampilan khusus, serta tidak kalah penting adalah ketelatenan, yang menjadi sikap yang dominan dimiliki oleh seorang perempuan. ya! lomba ini diikuti oleh perwakilan cewek-cewek dari universitas yang ada di Surabaya, seperti Unair, Ubaya, Unesa, Stikom, Hang Tuah, UPN, Wijaya Kusuma, Widya Mandala, dan masing banyak yang lainnya...kayak lagu H. Roma Irama Aja.

hohoohoho hari Minggu kemaren cukup beruntung kita tambah dapat penyegaran mata karena habis lihat gadis-gadis Bali yang manis-manis. hehehehehhehhe
Sumpek di Siskal( Sistem Perkapalan) isinya Coeok TOK...

Biasa,Berikut Hasil Jepretan saya murni tanpa diOlah

Nenek lagi ngapain?

Cerdas Cermat
hayooo kudu bisa jawab loh?

eh nakal ni fotografer ya?
sapa ya orangnya ya?
ada yang manis to satu anak ubaya
yang metal...hehehehe
ini yang namanya buat Canang Sari

Kalau yang ini buat Ngelawarbenar-benar ni fotografer cewek tok

Unair Akuntasi Poenya nih



Comments

Popular posts from this blog

Foto-Foto Terlarang Hindia Belanda

Green Street Hooligans, Bonek

Ruas Berita di PTN Peraih Akreditasi A