Bazar Keputih Ajang Hiburan Mahasiswa


Hari itu saya sedang dalam peliputan Bincang Pendidikan yang tampil secara live dari rektorat ITS, kampus saya. Sepulang dari sana, tentunya saya ingin cari makan.Selain buat saya sendiri yang sedang kelaparan, tentunya titipan mas arif yang lagi nunggu dilantai 6. Jalur pulang pun saya tempuhi, yakni melawati blok T, dan melalui jembatan keputih yang akrab disebut jembatan sirothtol mustaqim oleh teman-teman saya. Tidak ada keheran kenapa koq kita mesti antre untuk melalui jembatan ini,motor2 pun berseliran banyak sekali. Tak heran kenapa tiba2 kemacetan terjadi, ini diakibatkan ditutupnya beberapa ruas jalan utama Keputih yakni Arief Rahman Hakim untuk menggelar hajatan besar yang rutin digelar, yakni maulid Nabi Muhammad SAW. Bazar dan Ceramah agama pun menghiasi perayaan ini. Kaget melihat keramaian dan shock mengetahui kalau warung makan pada tutup, saya parkirkan motor saya diwarung bu Endang. Setelah Parkir pikir saya, saya mau cari makan saja disini, tentunya sambil hunting. Keramaian seperti ini jarang terjadi di keputih yang merupakan kompleks kost-kostan. Pelakasanaan pada hari libur, membuat suasana di Bazar ini ramai dipadatin mungkin hampir seluruh penduduk keputih yang merupakan orang biasa dan mahasiswa ini. Mengamati interaksi antar mahasiswa menjadi pandangan yang cukup unik, keramaian yang seakan-akan seperti pesta rakyat menyambut panen ini tentunya menjadi hiburan bagi mahasiswa yang penat dengan rutinitas kampus. Adapun yang tampil di Bazar kali ini sepertinya lebih variatif dan inovatif, tidak hanya menawarkan barang-barang murah seperti kaos, dan kebutuhan hidup lainnya.Bazar kali ini juga tampil dengan membawa beberapa hiburan permainan bagi anak-anak. Selain itu rute atau panjang Bazar lebih panjang dari tahun-tahun..... sebelumnya, hmpir sepanjang jalan Arief Rahman Hakim dipakai untuk bazar kali ini. Jajanan tradisional dan makanan khas Jatim pun mewarnai hidangan kuliner malam itu, ada rujak cingur, pecel, berbagai macam minuman tradisoanal. Tidak hanya bazar, panitia kali ini juga menghadirkan ustadzah Tan Mei Hwa sebagai pembicara dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW ini. Ustadzah keterunan etnis Cina ini memberikan ceramah seputar suri tauladan Nabi Muhammad yang patun menjadi panutan bagi Umatnya. Sayang sekali saya tidak begitu boleh dekat untuk mengambil gambar, dan mau ikut dengerin ceramah yang lucu ini pun sudah tidak bisa karena tempat yang disediakan panitia sudah penuh sesak. Terus saya juga keingatan mas arif dilantai 6 sendirian kelaparan n mati lampu, setelah mengambil beberapa gambar ceramah ini, saya pun putuskan untuk balik ke lantai 6 perpustakaan ITS. Rugi bagi teman-teman yang ada di kompleks ITS melewatkan acara ini. Tapi jangan khawatir bagi yang mau lihat kondisi dan suasana di Bazar, silahkan dinikmati hasil jepretan saya.

Jajanan berbagai macam gorengan dan Cilok



es dawet dan bubur



jagung Bakar juga ada disini


ini Mbak Nasi pecelnya...!


parfume beberapa merk terkenal dijual dengan harga miring jeh...
ehmm wangi...!



Agar tidak kehilangan suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
barang-barang islami pun dijual murah di Bazar ini



Pancing-pancingan berhadiah...
hohohoho anak2 juga ikutan bermain ria di acara ini



Murah banget ini jajanan krupuk dan kripik berbagai macam jenis



soft drink dari berbagai macam merk..ada coca cola, spirite, pepsi, mau apa aja ada...



Waduh ramai banget, jarang-jarang gini di Keputih



anak-anak juga senang main game di Bazar


Ehmm enak Nih rujak Cingurnya...
biasa harus ad cewek yang tampil di Memory Of The Day



Feris temanku mau beli kacamata nih...


Komedi Putar buat anak-anak


Yang ikutan ceramah ini moga-moga masuk surga semua
didepan acara ceramah dibelakang ada Bazar...


Tan Mei hwa in Action
Sayang cuman boleh ngambil foto dari jauh...


Comments

Popular posts from this blog

Foto-Foto Terlarang Hindia Belanda

Green Street Hooligans, Bonek

Sunrise of Java, Banyuwangi