Seribu Lampion Terangi Kota Malang

Menyambut hari jadi Kota Malang yang ke-94, Pemda setempat menggelar Festival Lampion se -Malang Raya yang bertajuk"Bersatu Dalam Damai, Damai dalam Satu Jiwa". Kota Malang sendiri hampir tiap tahun menggealar festival lampion yang diadopsi dari negeri tirai bambu Cina ini. Tahun ini tepat pada tanggal 12 April 2008 festival ini kembali digelar dengan titik start di Jalan raya Ijen, dan Finish di alun2 kota Malang.

Hari Jumat malam sebenarnya saya sudah mendapatkan kabar akan berlangsungnya festival ini dari seorang teman kost si Ucup. Mendengar itu kabar tersebut langsung saja konfirmasi ma anak2 yang ada di Malang. Ternyata memang benar festival ini akan digelar. Keputusan pun langsung saya ambil, besok hari Sabtunya setelah kuliah Permesinan Perkapalan , langsung saja saya berangkat menuju kota Malang. Dua jam perjalanan, tidak membuat saya lelah ketika sampai di Malang, perjalanan pun lanjut ke arah Kota Batu. Menyempatkan mampir ke tempat teman2 juga tidak terlewatkan.

Gelap pun telah menyelimuti kota Malang, matahari pun sudah beranjak terbenam. Selesai salat maghrib, menyempatkan menikmati sate di warung sate favorite saya di Malang. Setelah itu meluncur ke arah jalan raya Ijen yang menjadi titik start festival lampion kali ini. Niatannya siich!, pengen cari tempat yang siip buat ikutan melihat festival lampion ini. Posisi di depan panggung tempat walikota dan beberapa aktris lokal menjadi sasaran saya. Malang nasib berujung sial, yang ada setelah sampai di Jalan raya Ijen, ribuan manusia meluapi jalan hingga sudah tidak ada tempat lagi.

Sialnya kenapa? hehehhehehe tentunya ditambah dengan diusir oleh Polisi gara2 ngambil ruas jalan yang akan dilewati oleh rombongan festival. Terpaksa deh cari tempat. Berdasarkan info dari polisi tadi kita mendapatkan rute yang akan dilalui oleh rombongan. Tidak tinggal diam makan saya langsung saja melanjutkan perjalanan dengan motor ke arah Stadion Gajayana yang juga sebagai rute yang juga akan dilewati.....

Agak kaget juga dan ga nyangka kalau penduduk Malang juga telah memenuhi hampir seluruh ruas jalan protokol di Malang yang memang menjadi rute persinggahan festival lampion kali ini. Mungkin hampir puluhan ribu penduduk Malang tumpah di acara yang tiap satu tahun sekali diadakan ini. Berjam2 menunggu kehadiran rombongan festival yang menurut media mengaet 700an peserta dan mengbawa seribu lebih macam lampion dengan berbagai ukuran dan jenis. Mengingatkan saya dengan kampung halaman Pangkalan bun kota manis, yang juga tiap tahunnya sering banget ngadaian festival. Biasanya ada di antara bulan Agustus-Oktober, mulai dari festival HUT, Budaya, Lampion dan Obor, hingga arak-arakan kerajaan kotawaringin raya. sooo next holiday saya akan mendokumentasikan too semua kalau ada kesempatan pulang ke Kalimantan.

Setelah menuggu berjam-jam akhirnya rombongan pun lewat yang diawali dengan berbagai tingkah polah, kostum yang unik yang dipakai peserta hingga keindahan beberapa lampion yang dirancang sendiri itu. Tentu ini jadi kesempatan untuk saya mengambil foto, untungnya keamanan dan polisi tidak begitu menggubris saya yang mengambil foto dan ikut membaur diantara peserta. Mungkin dikirain fotografer profesional kali, hahahhahahhahahaha..
Berikut beberapa hasil foto yang diambil dengan kamera Panasonic Lumix DMC FX10 simak sampai akhir jangan sampai ga, sumpah rugi banget kalau dilewatin...

Begitu mobil patroli ini datang festival pun dimulai

kalau yang ini dari Pulau Dewata Bali punya...
kalau ga salah namanya galuh berlanjur...

Penampilan dari treatikal dari beberapa orang
yang berkostum ala kerajaan jaman bahela


lampionnya dipikul kasihan juga ya rutenya panjang lho..
rugi kalau ga menang nih...hehehehhehehehe

Mbakyu Malang 2007
lumayan dapat foto model gratis...

Lampion berbentuk Karapan Sapi khas Madura
pokoknya dari sambang sampai marouke ada semua disini


Semangat banget ni si oom..
nyanyiin lagu selamat Ulang Tahun buat Malang


nyi loro kidul juga ada disini...
aslinya ini dari salah satu SMA di Malang


Buku jendela dunia
jembatan ilmu pengetahuan...
dengan baca jadi bisa...
tapi ini dari lampion...jadinya gimana?


ayo..ayo goyang teruz....
ni lampion bentuk kereta gitu dan ada musik2 jawa, plus lampionnya digoyang2 ma rombongan yang ikutan...
hehehehhehehe
seakan-akan ikutan joget juga



Reog Lampion...tuh lihat gmana gedenya nih lampion
orang aja kalah..


Reog Lampion yang bawa serem....



kayaknya ada yang salam kostum dan tempat deh
ni acara karnaval apa festival lampion sich?
hehehhehehhehehe
foto anak SMA berkostum Bajak laut dan ngbawa replika kapal di One Piece



si kakek ingat umur kek!
tapi salut buat KAKEK...
kakek masih mau melestarikan budaya bangsa...
si kakek ini menari dan nyanyi lagu daerah dari Madura...
Madura lagi...


si cewek manis nih...
mahasiswi Unmer(universitas Merdeka Malang)
dia ga malu di foto..
malahan bergaya dengan senyum manis pula...
dasar narsis...
apa akunya yang kurang kerjaan fotoin cewek melulu...



Jatim Park punya...



Motor pun diubah agar bisa nyala...
kota malang mank benar2 mau dibuat terang



foto penutup...
ya Allah taoubat deh...
ku ngambil fotonya sambil merinding nih..






Comments

Popular posts from this blog

Foto-Foto Terlarang Hindia Belanda

Green Street Hooligans, Bonek

Sunrise of Java, Banyuwangi