Everyday Monday

keseharian di kantor
fotografer : Labiburahman al fayumi
Jika ada seoarang penulis yang menulis, like monday n like sunday; Ps: jangan jadikan hari minggu seperti hari senin, tapi jadikan lah hari senin seperti hari minggu. Maka pesan dan pelajaran moral itu tidak mempan diaplikasikan pada saya mahasiswa yang sedang digempur butiran hujan peluru tugas dan deadline kuliah. Aktivitas rutin sebagai jurnalis di ITS Online juga terhambat, karena binggung mana skala prioritas. Akhir minggu lalu padahal baru saja menginterview anak-anak open recuiment ITS ONLINE, begitu semangatnya diriku ketika menanyakan berapa persen yang akan kalian beri ketika diterima di sini?ungkap ku ke beberapa interviewer.

Sebenarnya diriku sudah suntuk dan bosan, mencapai puncak optimum pada semua ini. Hari minggu pun terasa seperti hari senin, dimana ada 4 jam kuliah dan satu praktikum dengan waktu istrirahat yang kurang dari 2 jam. everyday monday, dari senin kuliah sampai sabtu. Otak ku sudah membeku, binggung mau mengerjakan apa? skala prioritas menjadi tak terkendali ketika dihadapan dengan gempuran ini. Malam dilalui dengan tidur tak nyenyak, memikirkan kerasnya materi Bantalan, rumit dan berlikunya script m-file matlab. Belum lagi pukulan strike tepat diwajah Engine propeller machine yang belum disentuh sedikit pun. Tidak sampai disitu saja pendiritaanku laporan Kerja Praktek yang belum rampung membayangi ku seperti mas emal yang terus mengincar batagor ku malam in. Seakan sia-sia usaha ku diibukota ketika harus merelakan 14 hari tak bisa berjalan dengan penggunaan shift+ alt+del di meja dosen wali jika laporan tidak rampung. Gliatan annual cash tekno ekonomi maritim pun tak mampu mencari kan solusi terbaik, bahkan probelm Solvernya pak Ketut Buda Artana juga tidak mampu mencapai nilam optimumnya.
hariku indah dengan seAMBRUK tugas ini_
wht d 'HeLL' is going oN
ALLhamdulillah

Comments

Zayn Zesha said…
sibuk yahhhhh.
minta tolong ama bang ayoz aja! kan diaaaaaa........ehemmmmm

sibuk Ok. inget tanggung jawab Jar. inget nulis berita! inget makan! jangan lupa istirahat! inget rumah! inget anak istri! sudah berapa hari kamu kasih makan apa mereka!
Sites-e.Box said…
Jar, Jar, ngapain kamu pegang2 kepala gitu? Kamu kena migrane tah? byuuuh masih muda kok migrane-an. Or jangan2 kompimu kena virus lageee?
Fahra said…
Weleh...ga kebayang jadi kamu Jar.Mumet :p
Tapi salut!
semangat Jar :)

Bersyukur sama apa yang kita dapetin sekarang merupakan sebuah motivasi untuk maju!

Go..go..go..
yudhatama said…
wah22 bung fajar. meski sibuk kok pipinya tambah tembem aje...
Anonymous said…
yang ini nih. memang paling lebay diantara kami. woy! itu telpon kenapa dicopot dan dipindah jar!
aklam said…
hahahaha mampusssss...
Fitri said…
weh bek...
mukamu dah kaya bapak-bapak banyak kerjaan trus mikirin keluarga di rumah tar dikasih makan apa... :P haiah... :))

kelarin semuanya satu-satu yo bek...
oia, jgn terlalu banyak mikir..tar mukamu malah naik tingkat jd keliatan ky aki-aki :P wehehehe....

yang semangad yah temand ;)

Popular posts from this blog

Foto-Foto Terlarang Hindia Belanda

Green Street Hooligans, Bonek

Sunrise of Java, Banyuwangi