Fotografer War di Jalan Sehat ITS

Lautan Manusia di Jalan Teknik Perkapalan ITS


Minggu 23 November 2008 dalam rangka jalan sehat merayakan dies natalis ITS ke-48, sang jurnalis Online dah melek pagi- pagi buta untuk melaksanakan tugas negara (halaaah ga nyambung blas) . Walaupun malamnya baru tidur jam 04.30 dini hari untung masih bisa bangun. Berkat pertolongan mas emal juga sih. Pagi itu entah kenapa?saya semangat banget melakukan peliputan bukan karena embel -embel kupon berhadiah sepeda motor, sepeda angin, dan HP. Tapi mungkin jalan sehat kali ini dimeriahkan oleh kehadiran Opick pelantun Tombo Ati yang Booming banget kalau bulan, ramadhan tlah tiba hati ku gembira ("seenaknya sendiri ngubah lagu orang", Tasya said)

Sebagai jurnalis sekaligus pewarta foto kehadiran Opick pasti jadi santapan besar hari ini, walaupun akhirnya ku ga sempat wawancarai si guest start (heh malahan diembat ma si Vera) gara-gara dah kecapean banget dari jam 6 sampai jam 11 siang stay dan setia ngikutin acara. Namun kepuasan pribadi ku ga luntur, ya lumayan lah dapat beberapa objek foto Opick langsung dari jarak kurang dari 3 meter. Lumayan lah......

Sebagai catatan ini jadi liputan konser dan selibriti pertama saya, sebelumnya dalam rangka Dies Natalis ITS sempat mengundang beberapa Band dan penyanyi seperti Ratu, Cokelat, Twilight Orkesta, Rossa (waduh jaman itu ku belum masuk ITS juga), dan Maliq and The essential. Dari semua nama tadi, tidak ada satu pun yang sempat di santap. Oleh sebab itu saya bersemangat banget, selain jadi ajang hunting foto dengan berbagai aktivitas di seputar jalan sehat ITS, saya juga bisa dapetin foto sang Opick untuk dikoleksi secara pribadi. Yang bikin lebih puas tentunya foto-foto dari jepretan diri sendiri.

Berikut reportase langsung dari tempat kejadian (TKP), mode : bang napi> waspadalah.
Jalan sehat kali ini rombongan langsung dilepas oleh Pak Rektor Prof Ir Priyo Suprobo MS PhD dari depan halaman kantor Rektorat ITS. Pak Rektor dan jajarannya juga semangat banget pagi-pagi gini dah siap.

Momen pertama yang ga boleh ketinggalan"Pelepasan rombongan by Rektor"

Rute jalan sehat kali terasa melelahkan, demi mendapatkan objek dan tidak kehilangan momen penting. Saya menunggu rombongan terbelakang terlebih dahulu melewati bundaran didekat kampus Biologi, setelah itu memotong jalan di FTK (Fakultas Teknologi Kelautan) biar ga ketinggalan rombongan, begitu sampai tertarik dengan baju kaos yang dipakai salah seorang peserta, yang bertuliskan Dies Natalis ITS ke -48
FTSP, kali ini benar benar digdaya Juara Umum,mereka lagi.

Menurut Panitia dan Humas PENS selaku panitia Dies Natalis tahun ini selain peserta yang ikut tumpah ruah di kompleks ITS juga terdapat puluhan ribu warga sekitar yang meramaikan perhelatan tahun ini. ITS memang berbagi dengan warga disekitaranya, walaupun masih terdapat perbedaan perolehan hadiah yang didapatkan setidaknya, ITS sudah mengajak warga keputih, gebang, mulyosari, manyar, dan bahkan dari daerah kenjeran untuk berolahraga. Mekso banget ngajak sehat aja.
Lihat aja ekspresi mereka tersipu malu n ada yang pegangan tangan lagi (salting)

Peserta jalan sehat cukup beragam ada yang tua, muda, anak kecil, remaja, bapak-bapak, ibi-ibu, pasangan muda-mudi, pasangan suami-istri, bapak bareng anaknya. Seperti foto yang dibawah ini, kalau diperhatikan coba lihat disana. Ada kakek yang tua banget. Jalan aja harus dipapah sama orang yang disampingnya yang terlihat lebih muda. Seperti ya sih anaknya, n coba lihat lagi ke belakang ada seorang bapak yang mengangkat anaknya untuk digendong diatas pundak sang ayah. Hubungan terbalik ini menarik, dikehidupan nyata ketika seorang bocah dilindungi dengan keberadaan ayahnya, di usia senja sang ayah dibalas budinya oleh anak. Meskipun tidak ada satu harta pun yang bisa membalas jasa orangtua kita.(Ternyata ga hanya ada kasih ibu, tapi juga ada kasih ayah)

Anakku digendong, ayah ku dipapah..

Pembagian kupon kali ini dilakukan pas kita melewati kampus Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ITS. Berhubung panitianya sono, ya! pembagiannya juga disana. Pihak panitia sendiri sudah mempersiapkan beberapa algojo pembagi kupon pada posisi ini.
Kuponnya gan!

Diakhir rute perjalanan saya bertemu dengan keluarga Pak Bekti Cahyo, istri beliau Alia Damayanti, beserta anaknya yang lucu Naya. Mesti sempat dikerjain ma mbak apa bu ya, ya! Bu Alia, waktu itu sang jurnalis berjalan cepat ke arah bundaran ITS, dan melewati bu Alia, ya sebagai orang yang ramah dan ganteng tentunya saya juga menyapa ibu ini dengan senyum yang tulis dan Ikhlas.Berikut Kutipan percapakan kita setelah ibu ini saya tegur:
Sang Jurnalis:<--> (tersenyum ramah)
Bu Alia : Dari mana mas?
Sang Jurnalis: oh saya dari ITS Online bu, ini lagi liputan.
Bu Alia: oh....
Sang Jurnalis: Kalau Ibu dari mana?
Bu Alia: saya dari ITS Online juga
Sang Jurnalis:---------(shock dan kaget)
Sang Jurnalis: ah bu, jangan bohong ibu dari mana sebenarnya?
Bu Alia: ya saya dari ITS Online mas!(menegaskan)
Sang Jurnalis:????????(Cewek crew anak Online cuman Hana, Pipit, Siti, ma Thyza, ga ada yang kayak gini perasaan)
Bu Alia: Kalau ga percaya tanya ma mas Bekti deh
Sang Jurnalis: oh Ibu istri pak Bekti (bilang kek dari tadi)
Setelah dikerjain langsung aja ini menuju ke pak Bekti yang berada tidak jauh dari sana minta restu untuk maju dimedan perang. (halah lebay banget).

Bos beserta Keluarganya

Begitu tiba di halaman depan Gedung Rektorat lautan manusia semakin menjadi-jadi, selain dijadikan tempat pengumpulan kupon untuk kemudian diundikan, area ini juga dipakai untuk para pedagang kaki lima menjajakan jualannya. Komplit bangetlah, mau apa aja ada. Jarang-jarang ITS jadi padat dan ramai banget kayak gini apalagi di pagi hari.
Buat dosen dan karyawan disana Gan?


Benar disini nih gan buat dosen dan karyawan?

Setelah itu peserta jalan sehat tidak langsung pulang begitu saja, tapi berkumpul di Halaman Perpustakaan Pusat ITS, disana juga sudah disiapkan panggung hiburan yang nantinya buat penampilan si Opick. Selain itu juga akan dibacakan undian hadiah yang berjumlah ratusan ini hasil swadaya tiap lembaga dan jurusan di ITS ini. Presenter acara juga sudah mulai mencerocoh memandu acara puncak jalan sehat kali ini. Lumayan good looking juga salah satu presenternya, jadi deh ketangkap sama kamera ku.

Harus jadi kewajiban wajah cewek tampil di memory of the day

Tidak lama berselang pembacaan kupon undian telah tiba, sontak peserta tegang dalam mengikuti pengundian ini. Terlihat deh tuh dari ekspresi wajahnya.

Duh dapet ga ya?, motor nih...!lumayan buat modal akang dirumah ngojek...!
"maaf ya bu becanda?"

Setelah ini perang baru aja akan dimulai, satu pelajaran buat para fotografer, momen tidak akan datang untuk kedua kalinya. Untungnya sang jurnalis masih memegang teguh pendirian ini. Jadi ketika sang santapan Opick tiba, hingga selesai konser tidak terlewatkan satu menit pun kesempatan jepret-jepret waktu itu. Pesaing-pesaing saya yang lain lagi makan di depan lab bahasa Inggris (berhubung mereka panitia dapat makan deh)... tapi tidak apa-apa asal tidak melewatkan momen penting ini.
Seperti ini kondisi waktu Opick datang ke ITS.

Alhasil posisi dipanggung pun yang pualing pas telah saya duduki dan jajah, jadi mau dapat foto yang bagus juga ga terlalu susah. Berikut beberapa aksi panggung dari Opick, beruntung banget si Opick sangat ekspresif dan mendalami ketika bernyanyi lagu-lagunya tersebut dengan genre religius.

Lihat aja betapa ekspresifnya dia

Sekarang kita shoot beberapa pesaing yang sempat ditangkap sama kamera jurnalis gundah kulana karena kelaparan, fotografer yang ada di tempat kejadian adalah rata-rata mahasiswa PENS. Ada diantara mereka yang merupakan wajah lama yang sempat berjumpa di ajang kontes Robot KRCI dan KRI 2008 dan ada juga yang ga jelas berasal dari mana. Berikut kita simak aksi mereka yang sedang melancarkan snipernya ke target sasaran.

1. Pertamax gan!
si cewek berjilbab ini sangup berpanas-panas dan berdesak-desakan dengan penonton yang sudah menganas karena kepanasan(halah jayus). Kamera Nikon, sytle megang kameranya juga cukup unik, jari telunjuknya coba dilihat memanjang hingga ke ujung corong penutup kameranya. Ada cerita khusus untuk cewek ini, bagi pembaca harap ikutin sampai akhir kalau ingin tau wajah dari cewek ini dan ceritanya beserta namanya. Ok..keep stay in this channel, eiit kalau beruntung ada bonus FSnya, FBnya, atau YMnya, atau no Hpnya?... mau kan?
2.Kedua x nya
Cewek kedua, panitia dari PENS-ITS juga, tapi kali ini pakai kamera digital Nikon, bertopi. Pantang menyerah, walau panggung bagian depan sudah penuh terisi, dia tetap aja merangseng memaksa masuk, berkeinginan sangat kuat banget nih kayaknya. Tapi sayang diakhir kameranya kehabisan baterai.

3.Thrid
Anak ini sebenarnya ga ad hubungannya dengan kepanitian dan kehadiran fotografer yang ada. Cowok yang berasal dari jurusan teknik kelautan ini nampaknya hadir disana untuk mengambil gambar dari temannya yang ikut nyanyi bareng diatas bareng Opick, kebetulan si Jurnalis kenal dengan wajah temannya yang sebelumnya juga tertangkap kamera waktu pelayaran IPTEK di tahun 2007 yang lalu. Tapi salut aja lah dah berani dan pede walaupun entar ada yang lebih pede lagi.
4. Keempat
Nah buat urutan yang keempat ini sebenarnya ngfoto apa merekam penampilan dari Opick pakai Hp doank? kayaknya si ngerekam yah..! tapi koq masuk daftar fotografer war?
ya gara-gara cewek yang kayak gini ini, kadang-kadang para fotografer harus berebut tempat di depan panggung. hahahahhaha. tapi ada alasan lainnya, koq bisa dia masuk dan terlibat dalam perang. Satu jawabannya karena mereka cewek dan pede banget.
wkakakeakkawakawwwakkkwakwwawkwkkwkw. ga jelas Blas...

5.Kelima
Masalah yang satu ini hanya terlibat persaingan dalam perebutan tempat (take position) saja, sebenarnya dah jelas terlihat, kalau salah satu panitia dari PENS-ITS ini merekam aksi panggungnya Opick. Tapi dia beruntung banget dapat pergerakan bebas untuk melakukan peliputan hingga keatas panggung segala.

6. Keenam
Buat yang satu ini nih, cowok rambut gondrong lurus, pakai slayer dikerudungkan dikepala. orang yang aneh banget!
Cowok ini yang pernah berjumpa sama sang jurnalis, sekaligus fotografer, sekaligus redaktur, sekaligus pimred. eiiit dari memory of the day ya?..... Pertemuan paling wahid kita waktu penyelenggaraan Kontes Robot. Merk Kamera ga sempat terlirik, yang pasti merk lensa yang gede banget itu, bermerk Ultrasonik. Berdasarkan informan yang juga berasal dari PENS fotografer ini anak kelas akhir di PENS dan bernama dedy. Tapi kebenaran info ini belum dapat dibuktikan oleh pengadilan (loh..!)

Berikut terdapat catatan kecil eh foto-foto seputar
Kejadian dibalik beberapa aksi panggung Opick dan foto beberapa kejadian dibalik minggu setelah jalan sehat(nyaopo sih! ga salah nuliskan tuh): silahkan dinikmatin
NB: buat yang pertamax nanti ditunggu ya jangan bosan-bosan baca memory of the day, scrool aja sampai bawah.
Gadis kecil yang nangis waktu naik panggung nyanyi bareng Opick


Buat pembaca yang penasaran dengan sosok fotografer yang wajahnya tidak terlihat diatas, berjilbab dengan nomor urut paling pertamax, berikut foto untuk memuaskan rasa penasaran pembaca semuanya.
Kebetulan sang Jurnalis hari ini minggu 30 november 2008 melakukan peliputan di PENS ITS dalam rangka pelatihan aplikasi ajax dan silverlight tanpa disadari ada wajah dari salah satu fotografer yang ikutan di konser Opick. Memanfaatkan sang pesaing yang datang tanpa senjatanya,kamera yang dia bawa-bawa waktu konser. Saya dengan bebas melesatkan shoot kearah wajahnya dengan sangat jelas. Berdasarkan informan terpercaya, cewek ini angkatan 2007 bernama putri jurusan IT PENS-ITS. Binggo...I Cutch you
"Target dikunci", Fire!!!

Pesan:
Buat yang ga puas dengan tampilan foto yang kecil, view aja dibowser anda masing- masing. Dijamin bakal puas gan?

Comments

Zayn Zesha said…
awalnya jelas tulisannya tentang apa......
ujungnya gak jelas mau dibawa ke mana.
pake acara nampilin si cewek yang entah siapa.
bener-bener gak penting tau gak!
fajjar_nuggraha said…
@Zayn Zesha
namanya juga usaha...
huahauhauhauahuahuaha
kan ada tuh profile si cewek....
gmana si mas dibaca donk...
apa perlu tak kasih no.hp nya?
Hihihiihihi, Jar judulnya : fotografer war. Tak pikir perang antar fotografer. Tibake ... ealaaah. Eh, tak kasih advice ya Jar. Tu postingan kepanjangen, coba kalau di porong : diberi read more. kan lebh rapi. :D
fajjar_nuggraha said…
@labib
ga sih penasaran aja...
n mank kebetulan ketemu lagi pas di ajax dan silverlight...
ga tau mau nulis tentang apa...
ya meracau tak karuan gt
aklam said…
hehe tak pikir postingane tentang sesuatu yang berdarah2, ternyata tentang cewek... inget anggie...
fajjar_nuggraha said…
@bang ayos
tenang aja gan, ga bakal macam saya.
cuman aplikasi dari perkataannya pak sukemi dulu, yang masih menancap di kepala.
objek foto yang paling bagus itu wanita.
yah jadi mau gmana lagi?

Popular posts from this blog

Foto-Foto Terlarang Hindia Belanda

Green Street Hooligans, Bonek

Ruas Berita di PTN Peraih Akreditasi A