ITS Bersiap Hadapi KRCI & KRI 2009

Rektor ITS Prof Ir Priyo Suprobo MS PhD

Tahun ini ITS kembali menjadi tuan rumah KRCI & KRI 2009 Regional IV, dimana peserta Regional IV berasal dari universitas dan perguruan tinggi negeri yang berada di wilayah Indonesia Timur. Tim ITS sendiri berasal dari tiga badan, yakni ITS, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) ITS, dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ITS. Pada kesempatan jumpa pers dengan berbagai harian media cetak maupun elektronik, Rektor ITS Priyo Suprobo juga menyampaikan rencana ITS yang akan membangun pusat Robotika Nasional. Hal ini wajar dalam berbagai kesempatan event robotika nasional maupun internasionl, ITS selalu saja berperan aktif bahkan ikut mengambil posisi juara. di KRCI & KRI sendiri ITS telah menyapu bersih gelar juara dari awal penyelenggaraan KRCI&KRI. Menurut Probo juga pusat robotika nasional ini nantinya kedepan selain berguna untuk memberikan layanan research dan akademik mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi robot, fasilitas yang rencananya dalam satu tahun ini akan segera dimulai pengerjaannya akan dijadikan juga sebagai wisata pendidikan. Kedepannya pusat robotika ini juga akan dijadikan fasilitas pendukung dari dunia industri untuk menyediakan dan membantu perencaan mesin-mesin dan robot-robot otomatis. Pusat robotika ini juga menambah daftar kepercayaan masyarakat terhadap ITS, sebelumnya ITS juga telah mendirikan Pusat Rekayasa dan Desain Kapal Nasional atau yang dikenal dengan Nasdeq.
Seperti halnya anak burung yang ditemukan di tempat latihan tim ITS ini, semoga Pusat Robotika Nasional menjadi harapan baru yang cerah yang lahir dari Kampus Perjuangan.

Sedangkan pada KRCI & KRI 2009 ini mengambil tema Gotong Royong Tabuh Bedung Dimana tiap tim dinyatakan menang apabila sampai garis finish dan memukul bedug. Hal ini menjadi sulit selain medan tempur pada KCRCI & KRI 2009 yang berliku-liku, terdapat tanjakan yang cukup tinggi. Pada tanjakan ini, robot dari tiap peserta harus menandu robot otomatisnya sebelum menuju tempat bedug. Total ada 22 tim KRI dan 55 tim KRCI yang akan berlaga di Regional IV ini. Bagi KRCI, untuk pertama kalinya robot yang berlaga diperbolehkan melakukan battle seperti pada KRI. Dengan peraturan ini tentunya KRCI semakin seru dan menarik untuk disimak. Bahkan Robot yang berlaga kali ini juga diperbolehkan untuk menghambat bahkan mengambil poin milik tim lainnya. Bahkan bisa dibilang melakukan kelicikan pun diperbolehkan asal itu merupakan bagian dari strategi tim. Pada KRCI & KRI 2009 ini juga lahir cabang baru yakni Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI) sebagai pertandingan ekhsibisi. Dalam kontes ini tidak ada seleksi tingkat regional, tetapi langsung menuju ajang nasional. Pada KRSI ini robot akan dinilai dari kemampuannya melakukan aktivitas kesenian di pentas.

Kondisi lapangan latihan dari TIM ITS untuk persiapan KCRI & KRI tahun ini

Adapun tema yang diambil disesuaikan dengan tema internasional Travel Together for the Victory Drums yang merupakan aturan dari ajang internasional ABU Robocon 2009 di Tokyo, Jepang pada 22 Agustus mendatang. Tim terbaik dari KRCI & KRI sendiri akan mewakili Indonesia di ajang tersebut. Beruntung bagi-bagi teman- teman ITS karena KRCI & KRI 2009 Regional IV akan segera dihelat di Graha Sepuluh Nopember ITS akhir pekan ini, (16-17/5). Dijamin pada pertandingan nanti akan menyuguhkan penampilan terseru dan teraktraktif. Mengingat regional IV sendiri merupakan group neraka dimana selalu menjadi perwakilan terbaik di tingkat Nasional maupun internasional.
Robot Bolokulowo, dengan operatornya mas Gigih

Berikut pada liputan kali ini saya lengkapi dengan animasi peraturan dari KRCI & KRI 2009, semoga menambah pengetahuan.




Untuk memuaskan dahaga para pencinta robot, pada posting kali ini juga saya sisipkan beberapa aturan dari pageleran ABU Robocon di Tokyo Jepang mendatang. Tema yang diambil ternyata berasal dari kebiasaan travelling masyarakat Jepang dulu kala, dimana selalu menggunakan tandu untuk membawa ataupun mengangkut seorang bos dan orang pentingya. Oleh sebab itu tema pada tahun ini yakni Travelling Together for The Victory Drums, dimana tiap tim harus mampu manabuh drums yang terdapat tiga tingkatan. Tandu yang menjadi ciri khas dari bagian budaya masyarakat Jepang sendiri adalah Kago, dimana kago merupakan salah satu alat transportasi yang cukup diminati pada dinasti han dan seterusnya. Robot yang ditandu oleh Kago ini sendiri dinamakan robot traveler yang merupakan robot otomatis, kesulitan terjadi pada halangan berupa rintangan tanjakan setinggi 30 cm dimana dibutuhkan keseimbangan yang mantap dan kecepatan yang mampu mengatasi kestabilan yang cukup dari tandu beserta robot manual yang dikendalikan oleh operator. Untuk lebih jelasnya lagi pembaca MOD setia dapat melihat langsung sejarah awal dari tema lomba ini dan beberapa aturannya melalui video berikut ini.



Sekian dulu posting saya mengenai kontes robot 2009 kali ini, ikuti perkembangan terkini KRCI & KRI 2009 di MOD. Sampai jumpa...

Comments

Anonymous said…
jadi inget pas KRI-KRCI kemaren Jar. untung ada kamu, jadi aku bisa masuk, gilaaa.. MENWA nya curiga setengah mati sama kami, 2 Wartawan GeJe!
Tahun ini KRI-KRCI paling gak sedep buatku, sudah gak dapet tiket, gajadi panitia, luntang-luntung gak jelas...
fajjar_nuggraha said…
wehehehe...
santai bu...pelet mu kurang kalinya waktu lewat didepan menwa itu...hehehehe...
ga ke Jogya lihat tingkat Nasional

Popular posts from this blog

Foto-Foto Terlarang Hindia Belanda

Green Street Hooligans, Bonek

Sunrise of Java, Banyuwangi